Informasi

Tips Menulis Jurnal Ilmiah Bagi Pemula

Spread the love

Banyak orang yang ingin bisa menulis jurnal sesuai dengan kaidah sehingga bisa menghasilkan tulisan yang baik. Bagi para pemula menulis jurnal merupakan suatu hal yang sangat sulit dilakukan karena ada berbagai hal yang perlu diperhatikan. Supaya jurnal bisa diterbitkan maka biasanya akan melalui berbagai proses penolakan terlebih dahulu. Ternyata dalam menulis sebuah jurnal ilmiah tidak semata-mata hanya mengandalkan baik tidaknya suatu hasil penelitian yang sudah dilakukan. Ada aspek terkait sopan santun yang perlu diperhatikan dengan baik terkait dengan komunitas ilmuwan dan peneliti yang menaungi jurnal tersebut.

Pedoman Menulis Jurnal Penelitian

Tidak bisa dipungkiri bahwa kini banyak sekali jurnal yang bisa lolos penerbitan tetapi dengan cara yang tidak sehat dalam artian hanya sebagai tuntutan saja. Padahal dalam penulisan jurnal ada berbagai aspek yang perlu diperhatikan sehingga kualitas dari jurnal bisa terjamin. Bagi para peneliti tentu ingin memberikan yang terbaik terkait dengan laporan hasil penelitian yang sudah dilakukan sehingga perlu menerapkan kaidah-kaidah penulisan jurnal serta etikanya. Bagi para pemula hal ini bukanlah sesuatu yang mudah karena perlu melakukan berbagai proses yang cukup sulit. Apalagi ada banyak jurnal yang serupa yang tentunya memiliki kualitas yang berbeda-beda sehingga hal ini juga perlu menjadi perhatian khusus.

Inilah Tips dan Etika Menulis Jurnal Hasil Penelitian!

Ada beberapa tips serta etika dalam penulisan jurnal ilmiah yang bisa dilakukan sehingga jurnal yang diterbitkan merupakan jurnal yang berkualitas. Berikut ini merupakan beberapa tips dalam menulis jurnal.

  1. Memperhatikan tema jurnal target

Salah satu hal yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang ketika penerbit kan sebuah jurnal yaitu terkait dengan tema utama. Jika tidak sesuai dengan tema dari jurnal target maka akan mudah tertolak. Untuk itu, karya tulis ilmiah yang diajukan harus memiliki topik utama sesuai dengan jurnal target. Biasanya ketika jurnal yang dikirimkan tertolak maka akan ada pemberitahuan terkait surat permintaan maaf yang didalamnya terdapat masukan dan kritikan yang bisa dijadikan sebagai pedoman untuk menganalisis jurnal yang telah ditulis.

  1. Menulis jurnal sesuai ketentuan teknis

Perlu diketahui bahwa tugas editing dan formating bukan semata-mata tugas dari tim editor saja. Para penulis jurnal perlu untuk menuliskannya sesuai dengan ketentuan teknis Dari jurnal terkait sehingga format jurnal sesuai dengan yang ditentukan. Editor bukanlah orang yang memiliki kecepatan tinggi dalam mengetik dan mengedit, karena mereka biasanya merupakan para peneliti atau profesor. Dalam hal ini, proses editing diserahkan kepada penulis sepenuhnya dengan harapan bisa memberikan rasa kepedulian terhadap komunitas peneliti Yang menaungi jurnal terkait sehingga mampu menunjukkan keseriusan untuk berkontribusi.

  1. Memperhatikan aspek situasi

Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh para penulis jurnal yaitu terkait dengan situation awareness. Apabila ingin memasukkan hasil penelitian pada jurnal target maka sebelumnya perlu memoles bagian introduction sehingga salah satu paper yang telah terpublikasi pada jurnal terkait bisa dimasukkan pada hasil penelitian sebagai salah satu referensi. Hal ini diperlukan karena setiap jurnal peduli terkait nilai impact faktornya serta situasi merupakan cara untuk bisa meningkatkan impact faktor tersebut. Selain itu, situation awareness mampu menunjukkan bahwa penulis peduli pada komunitas ilmiah. Apabila melakukan situasi paper yang sudah dipublikasi maka bisa dikatakan bahwa kita mengikuti perkembangan penelitian yang dipublikasikan di jurnal itu.

  1. Membuat perbandingan hasil riset yang logis

Mencantumkan penelitian terdahulu bisa dilakukan dan bisa juga tidak. Karena ada suatu penelitian yang bersifat benar-benar baru dan ada pula yang merupakan pembaharuan dari penelitian sebelumnya. Jika penelitian serupa pernah dilakukan maka perlu adanya perbandingan hasil riset dari keduanya yang logis. Hal ini merupakan salah satu poin yang bisa menambah bobot paper yang diajukan. Untuk memilih pembanding yang baik maka bisa pilih paper dengan metode terbaik. Selain itu pilihlah paper yang didalamnya terdapat sesuatu yang Perlu diperbaiki sehingga ada penemuan baru dari penelitian yang dilakukan.

  1. Menulis cover letter

Cover letter merupakan ungkapan pernyataan izin untuk ikut serta memberikan kontribusi pada komunitas ilmiah dengan mengirimkan karya tulis. Untuk cover letter dikirimkan kepada ketua atau editor jurnal target pada waktu yang sama ketika proses submission paper. Bagian 1 merupakan nama editor atau tujuan dari cover letter tersebut dikirimkan. Bagian kedua merupakan permohonan tertulis untuk melakukan publikasi. Bagian ketiga adalah ringkasan kontribusi yang dilakukan serta sekilas terkait hasil penelitian. Bagian keempat merupakan pernyataan bahwa semua penulis dari jurnal sudah menyetujui isi jurnal terkait. Bagian kelima merupakan identitas lengkap dari penulis yang bertanggung jawab.

  1. Memperhatikan kaidah tata bahasa dan penulisan

Hal ini merupakan sesuatu yang sangat penting yang wajib diperhatikan ketika menuliskan sebuah jurnal atau pengantar jurnal. Apabila bahasa pengantar jurnal target menggunakan bahasa Inggris maka perlu memahami grammar bahasa Inggris dengan baik. Hindari juga gaya penulisan yang bertele-tele yang memperkeruh isi dari paper yang ditulis. Untuk bisa lebih mengetahui terkait dengan kaidah penulisan berita dan tata bahasa maka perlu memahami dari buku khusus terkait dengan ini sehingga bisa lebih mudah memahaminya.

  1. Mengetahui poin serta kriteria review

Kriteria review merupakan suatu kriteria penilaian yang bisa menentukan kelayakan manuskrip pada sebuah jurnal ilmiah. Untuk bisa memahaminya maka perlu membaca paper dengan baik atau beberapa contoh kriteria review. Apabila memahami kriteria review serta proses review maka bisa mengetahui dengan baik terkait bagaimana review memperlakukan naskah yang dikirimkan.

Perhatikanlah beberapa tips diatas apabila ingin menuliskan sebuah jurnal penelitian. Memang tidak mudah untuk lolos diterbitkan tetapi harus melakukan peningkatan diri terkait dengan penulisan jurnal sehingga tulisan akan lebih baik.