Informasi

Tips Menulis Berita Sesuai Kaidah

Berita merupakan suatu laporan kejadian atau peristiwa yang digambarkan melalui tulisan atau secara lisan. Menulis sebuah berita dibutuhkan suatu teknik dan cara yang baik sehingga berita bisa disampaikan dengan baik pulang. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menerangkan dan menyampaikan informasi suatu kejadian dalam bentuk tertulis. Informasi yang dituliskan dalam suatu teks berita merupakan suatu fakta bukan sebuah opini. Supaya berita disusun dengan sistematis dan lengkap maka perlu menggunakan prinsip 5W 1H dan juga mengikuti kaidah pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran yang ditentukan oleh pemerintah.

Bagaimana Cara Menulis Berita yang Baik?

Bisa dikatakan bahwa berita merupakan konsumsi wajib setiap orang karena berbagai informasi bisa didapatkan melalui berita dengan mudah. Adapun hal-hal yang diberitakan bisa bersifat baru atau merupakan perkembangan dari berita sebelumnya. Untuk bisa mendapatkan informasi dari berita maka bisa melalui media elektronik maupun media cetak. Bahkan dengan adanya internet segala bentuk berita bisa diakses dengan mudah. Ada berbagai jenis berita yang bisa diakses mulai dari berita dengan tema olahraga, ekonomi, politik, dan sebagainya.

Pada dasarnya tidak semua peristiwa bisa dijadikan sebagai sebuah berita yang kemudian disampaikan kepada khalayak. Namun karena kebutuhan terkait berita semakin tinggi biasanya banyak penulis cerita yang menganggap bahwa trafik merupakan sesuatu yang sangat penting dan paling penting. Hal ini menyebabkan berita yang ditulis oleh mereka tidak begitu memperhatikan sistematika dan metode yang baik.

Cara Penulisan Berita Bagi Para Pemula

Bagi yang ingin belajar menulis berita, maka bisa mengikuti tips-tips berikut ini sehingga bisa menulis berita yang baik sesuai dengan ketentuan.

  1. Menentukan kejadian untuk dijadikan berita

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa berita merupakan laporan suatu peristiwa yang bersifat aktual dan penting untuk disebarkan informasinya. Misalnya jika ada peristiwa kebakaran atau bencana alam yang menarik bagi khalayak. Pada intinya jadikan peristiwa-peristiwa yang menarik menjadi sebuah cerita yang mengesankan bagi banyak orang. Namun pada dasarnya berita tidak hanya bertujuan untuk membuat orang terkesan tetapi juga bisa mengajak orang untuk bersikap empati, seperti halnya kejadian bencana alam.

  1. Mencari sumber berita

Apabila peristiwa yang akan dijadikan berita sudah ditemukan, maka yang perlu dilakukan oleh penulis selanjutnya adalah dengan mencari sumber informasi sehingga isi berita lebih akurat. Hal ini bisa dilakukan dengan melalui wawancara kepada pihak-pihak terkait sehingga bisa memperoleh kebenaran informasi dari kejadian yang sudah terjadi.

  1. Melakukan wawancara dan observasi

Hal ini berkaitan erat dengan pencarian sumber data. Wawancara dan observasi dilakukan untuk mendapatkan fakta terkait dengan peristiwa yang terjadi. Misalnya jika terdapat peristiwa kriminal atau peristiwa perampokan, maka perlu melakukan wawancara kepada pihak terkait atau pihak Kepolisian. Sementara observasi merupakan pengamatan suatu gejala yang tampak dari lokasi kejadian yang bisa dianalisis oleh penulis berita. Selain itu juga bisa dilakukan dokumentasi dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber media cetak atau elektronik.

  1. Mencatat hal-hal penting

Ketika mencari informasi yang akurat maka perlu mencatat hal-hal penting yang berkaitan dengan berita yang kemudian akan ditulis. Ketika melakukan pencatatan maka dipandu dengan pertanyaan 5W 1H yakni terkait peristiwa apa yang terjadi, siapa saja yang terlibat pada peristiwa tersebut, di mana kejadiannya, kapan berlangsungnya, mengapa hal tersebut bisa terjadi, dan bagaimana proses terjadinya peristiwa tersebut. Hal tersebut perlu dicatat dengan baik sehingga isi berita akan akurat dan lengkap.

  1. Membuat kerangka berita

Ketika akan membuat suatu berita maka terlebih dahulu membuat kerangka berita sebagai suatu gambaran kasar sehingga informasi yang sudah dikumpulkan bisa diramu menjadi laporan yang baik. Pada dasarnya ada tiga unsur dalam berita yaitu judul, teras, dan penjelasan berita. Terkait dengan model berita yang akan ditulis bisa merupakan berita langsung atau berita tidak langsung.

  1. Menulis teras berita

Teras berita merupakan paragraf pertama pada sebuah berita yang diringkas biasanya maksimal 35 kata dengan diawali unsur apa dan siapa. Struktur penulisan harus sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Terkait dengan berita tentang peristiwa yang akan terjadi maka unsur tempat dan waktu ditempatkan pada bagian akhir paragraf dengan menggunakan pertanyaan atau kutipan yang seminim mungkin pada teras berita.

  1. Menulis isi berita

Isi berita adalah Detail informasi yang akan disampaikan pada sebuah cerita yang ditulis sesudah teras berita. Paragraf yang disusun dalam isi berita perlu dibuat pendek sekitar 3 sampai 5 kalimat saja per paragraf. Pada setiap paragraf usahakan memiliki satu ide sehingga bisa mendorong pembacanya melanjutkan teks yang dibaca dan mudah untuk melakukan pemindaian.

  1. Penyuntingan berita

Untuk menghindari kesalahan penulisan informasi maka penyuntingan hereditas sangat penting untuk dilakukan.  hal-hal yang perlu disunting dalam berita yaitu terkait dengan penulisan ejaan, tata bahasa, serta pembedaan fakta dengan opini. Selain itu, berita yang dipublikasikan perlu diperhatikan dengan baik sehingga sesuai dengan kode etik jurnalistik. Jika sudah melakukan revisi maka baca ulang berita yang sudah dibuat untuk memastikan bahwa berita tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dan kaidah penulisan.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menulis sebuah berita yang baik dan benar. Pada dasarnya berita harus netral dan tidak mengandung kebohongan serta hasutan. Selain itu juga tidak boleh menonjolkan unsur seksualitas maupun kekerasan atau hal-hal yang dilarang dalam ketentuan. Apalagi Indonesia merupakan negara yang plural sehingga tidak boleh mempertentangkan agama dan ras pada sebuah cerita. Jika hal-hal terkait dengan penulisan berita dilakukan dengan benar maka berita yang dibuat bisa dikonsumsi oleh khalayak umum dengan baik.

Continue Reading